Abstract
Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh takaran pupuk guano dan biochar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang merah pada dataran menengah, di kebun percobaan Faperta Universitas Timor pada bulan Februari – April 2017, menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial 3 x 3 diulang 3 kali. Faktor pertama takaran guano yang terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa guano, guano 5 t/ha dan guano 10 t/ha sedangkan faktor kedua takaran biochar yang terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa biochar, biochar 5 t/ha dan biochar 10 t/ha. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara aplikasi pupuk guano dengan biochar. Pemberian guano 10 t/ha secara nyata meningkatkan kadar lengas tanah (17,62%), luas daun (8.595 cm2), jumlah bintil akar (175,11), bobot kering akar (0,70 g), rasio tajuk akar (16,24), jumlah polong pertanaman (2,86), jumlah biji per polong (2,86), bobot kering biji (7,24 g) dan bobot biji per petak (1,17 t/ha) dengan presentase peningkatan hasil sebesar 31,1%. Peningkatan level pemberian Biochar tidak menunjukkan beda nyata antar level perlakuan, tetapi cenderung meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. ©2017 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Cite
CITATION STYLE
Naben, P., & Raharjo, K. T. P. (2017). Pengaruh Takaran Pupuk Guano dan Biochar terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) di Lahan Kering pada Dataran Menengah. Savana Cendana, 2(04), 65–67. https://doi.org/10.32938/sc.v2i04.128
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.