Hubungan Body Dissatisfaction dengan Depresi pada Remaja dengan Obesitas pada Masa Pandemi COVID-19

  • Rahayu N
  • Ariana A
N/ACitations
Citations of this article
81Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara ketidakpuasan tubuh dengan depresi pada remaja dengan obesitas pada masa pandemik COVID-19. Ketidakpuasan tubuh memiliki dampak negatif yang telah diidentifikasi sebagai prediktor masalah psikologis salah satunya adalah mood depresi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Partisipan pada penelitian ini melibatkan 42 remaja, dengan rentang usia 10-21 tahun dan Indeks Massa Tubuh 30 atau lebih. Alat ukur yang digunakan yaitu Skala Ketidakpuasan Tubuh dan Skala Depresi Center for Epidemiologi Studies Depression Scale Revised (CESD-R). Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara ketidakpuasan tubuh dengan depresi pada remaja dengan obesitas (r=0,642, p=0,000). Dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin tinggi ketidakpuasan tubuh maka semakin tinggi kecenderungan depresi pada remaja dengan obesitas pada masa pandemi COVID-19.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahayu, N. A. H., & Ariana, A. D. (2021). Hubungan Body Dissatisfaction dengan Depresi pada Remaja dengan Obesitas pada Masa Pandemi COVID-19. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(2), 1420–1426. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i2.29704

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free