Infeksi Saluran Kemih Sebagai Faktor Resiko Terjadi Gagal Ginjal Kronik Stadium V: Study Kasus

  • Amirudin
  • Sumariana I
N/ACitations
Citations of this article
127Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi yang menyerang bagian saluran kemih, yang mencakup  dari  bagian ureter, kandung kemih, uretra, ginjal, dengan gejala seperti sering ingin BAK, dysuria, nyeri. ISK dianggap sebagian besar orang adalah penyakit yang umum terjadi sehingga tidak perlu mengobatinya secara tuntas, padahal bakteri yang ada menyebabkan penurunan system pertahanan saluran kemih akibat terjadi obtruksi dalam saluran kemih yang menyebabkan kerusakan struktur ginjal dan menjadi penyakit ginjal kronis (PGK). Penelitian ini merupakan laporan kasus seorang wanita berusia 29 tahun memiliki keluhan utama mual dan muntah sejak 10 hari yang lalu sebelum masuk rumah sakit disertai dengan keluhan nyeri pinggang, kencing berbusa sejak lama, riwayat penyakit dahulu riwayat ISK (+), pengobatan antibiotic tidak tuntas. Dari pemeriksaan fisik pasien tampak sakit sedang, konjungtiva anemis, nyeri tekan epigastric (+), nyeri ketok pada CVA (+) kanan dan kiri, edema pada ekstremitas. Pada pemeriksaan USG Upper Abdomen didapatkan kesan Chronic renal disease bilateral. Pentingnya pemakaian antibiotic pada kasus ISK secara tuntas, untuk meminimalisir terjadinya komplikasi seperti PGK. Pengobatan pada ISK pada umumnya diberikan antibiotic, akan tetapi jika mengalami komplikasi menjadi PGK tingkat akhir dapat diberikan terapi hemodialysis serta diet khusus dan mengontrol tekanan darah

Cite

CITATION STYLE

APA

Amirudin, & Sumariana, I. M. (2024). Infeksi Saluran Kemih Sebagai Faktor Resiko Terjadi Gagal Ginjal Kronik Stadium V: Study Kasus. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(1), 204–209. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.172

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free