Abstract
Gereja pada dasarnya adalah penginjil. Tugasnya adalah memproklamirkan. Dalam tugas ini, ia tidak hanya melanjutkan isi pewartaan seperti yang terkandung dalam teks khotbah, tetapi juga memperhitungkan konteks pewartaan. Dengan demikian pewartaan selalu holistik. Pewartaan holistik selalu mengandaikan dialog teks dan konteks. Mengingat konteks multi-wajah, model pewartaan gereja menghormati keragaman pendekatan. Khotbah Gereja tidak boleh terjebak dalam satu model tunggal, yang menyebabkan pewartaannya menjadi kurang kontekstual dan tidak menghadapi orang-orang dalam berbagai situasi. Pewartaan holistik ini didukung oleh agen pastoral profesional. Para agen pastoral harus baik dalam kompetensi akademik, spiritual, pribadi, dan sosial.
Cite
CITATION STYLE
Agustinus Manfred Habur. (2019). PEWARTAAN HOLISTIK: MEMPERTEMUKAN TEKS DAN KONTEKS DEWASA INI. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 11(2), 241–253. https://doi.org/10.36928/jpkm.v11i2.157
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.