Abstract
Peserta didik memiliki karakteristik yang berbeda termasuk dalam tingkatan capaian pembelajaran. Perbedaan inilah yang memungkinkan mereka memiliki cara yang berbeda dalam menerima, mengolah maupun menyampaikan informasi. Dengan pembelajaran TaRL guru dapat merancang pembelajaran dan asesmen yang sesuai dengan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendekatan TaRL terhadap hasil belajar Peserta didik pada pembelajaran IPAS. Jenis penilian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimen. Subjek penelitian ini adalah Peserta didik kelas V C SD Supriyadi Semarang dengan jumlah 26 Peserta didik. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengukur hasil belajar adalah nilai pretetst-posttest materi magnet. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. data yang diperoleh diujikan melalui uji normalitas, uji N-gain, dan uji hipotesis paired sample T-test. Hasil dari penelitian yaitu hasil belajar sebelum diberikan perlakuan pendekatan TaRL adalah 69,6 dan setelah diberikan perlakuan pendekatan TaRL menjadi 90,5. Berdasarkan hasil uji-t menunjukkan bahwa pendekatan TaRL memiliki pengaruh yang efektif dengan nilai signifikan < 0.05. Kriteria N-gain juga mendapat nilai > 0.7 yang menunjukkan bahwa pendekatan TaRL memiliki efektifitas yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, terdapat pengaruh yang efekif dan perbedaan terhadap hasil belajar Peserta didik saat sebelum diterapkan pendekatan TaRL dan sesudah diterapkan pendekatan TaRL terutama pada Peserta didik yang memiliki tingkat kemampuan awal lebih rendah.
Cite
CITATION STYLE
Suraya, A. N. I., & Reffiane, F. (2024). Pengaruh Pendekatan TaRL Terhadap Hasil Belajar IPAS Materi Magnet Dilihat dari Tingkat Kemampuan Awal Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains (JIPS), 5(1), 1–8. https://doi.org/10.37729/jips.v5i1.4280
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.