Self-Compassion dan Kontrol Diri pada Anak Didik yang Melakukan Tindakan Kriminal

  • Suputra I
  • Rahayu Y
  • Dianovinina K
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Banyak anak yang melakukan tindakan kejahatan di Indonesia. Tindakan kejahatan terjadi karena kontrol diri rendah. Untuk meningkatkan kontrol diri diperlukan kemampuan untuk bisa menerima segala kondisi yang menekan atau kurang menyenangkan dalam kehidupan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah berbelas-kasih terhadap diri sendiri (self-compassion). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan kontrol diri pada anak didik di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) kelas I Blitar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif survei dengan persentase penelitian sebesar 58.73 % dari total populasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling insidental. Pengumpulan data dengan menggunakan skala self-compassion dan skala kontrol diri. Analisis korelasi product moment menunjukkan bahwa ada hubungan antara self-compassion dengan kontrol diri anak didik di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) kelas I Blitar. Penelitian menggunakan metode eksperimen diperlukan untuk menguji pengaruh self-compassion terhadap kontrol diri anak didik di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) kelas I Blitar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suputra, I. K. D., Rahayu, Y. P., & Dianovinina, K. (2021). Self-Compassion dan Kontrol Diri pada Anak Didik yang Melakukan Tindakan Kriminal. Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 8(2), 89–101. https://doi.org/10.35891/jip.v8i2.2521

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free