Abstract
Highway development that is not financially feasible but economically feasible has the possibility to empower the government support through applying State Revenue and Expenditure Budget (APBN), which as one of the alternatives is over and done with applying a foreign loan from China (PRC). This research is purposed to comprehend the variables of China loan that come into effect in implementing the highway development in Indonesia. Then a questionnaire was conducted to obtain primary data on the selected 62 respondents. In the following step, statistical analysis was conducted in the form of one sample t-test and independent t-test using SPSS 26. The result of this research indicates the variables of work method/construction implementation and funding have a high mean value, while the variables of labor and equipment and materials have a low mean value. From this point, it can be assumed that the China loan stimulates advantages for the implementation of highway development in Indonesia when reviewed from the work method/construction implementation and funding. Therefore, the continuation of utilizing China loan for highway development in Indonesia is recommended under the condition of the involvement of foreign workers, and the use of imported equipment and materials is restricted. Abstrak Pembangunan jalan bebas hambatan yang belum memiliki kelayakan secara finansial, tapi layak secara ekonomi dapat memanfaatkan dukungan pemerintah dari dana APBN, melalui pinjaman luar negeri dari negara Tiongkok (RRT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel dalam pinjaman RRT yang berpengaruh dalam pembangunan jalan bebas hambatan di Indonesia. Untuk mendapatkan data primer dilakukan kuesioner terhadap 62 responden terpilih. Responden memberikan respon terhadap pernyataan-pernyataan pinjaman RRT yang berkaitan dengan variabel bebas tenaga kerja, metode kerja/pelaksanaan konstruksi, pembiayaan, serta peralatan dan material. Setelah itu dilakukan analisis statistik berupa uji one sample t-test dan uji independent t-test menggunakan SPSS 26 untuk melihat hasilnya dihubungkan dengan variabel kontrol dari para responden yaitu terkait jabatan/posisi, lama pengalaman kerja, tingkat pendidikan dan keterlibatan menangani proyek pinjaman RRT. Hasil penelitian memperlihatkan variabel metode kerja/pelaksanaan kontruksi dan pembiayaan memiliki nilai mean kategori tinggi, sedangkan untuk variabel tenaga kerja serta peralatan dan material mendapat nilai mean rendah, dapat diartikan bahwa pinjaman RRT dalam pembangunan jalan bebas hambatan di Indonesia menguntungkan jika dipandang dari sisi metode kerja/pelaksanaan konstruksi dan pembiayaan. Sehingga direkomendasikan penggunaan pinjaman RRT dalam pembangunan jalan bebas hambatan di Indonesia dapat dilanjutkan kembali, dengan persyaratan keterlibatan tenaga kerja asing dan juga penggunaan peralatan serta material dari luar negeri/import dibatasi.
Cite
CITATION STYLE
Yudhono, G., & Putranto, L. S. (2022). KAJIAN PINJAMAN RRT DALAM PEMBANGUNAN JALAN BEBAS HAMBATAN DI INDONESIA. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 629–640. https://doi.org/10.24912/jmts.v5i3.18808
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.