Abstract
Tulisan ini menganalisis tentang bentuk negosiasi dan kontestasi layanan konseling online era media baru. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam melihat fenomena ini yakni menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontestasi layanan konseling online salaing berjalan beriringan tanpa ada yang saling melemahkan, sebab kedua layanan konseling secara online dan offline masing-masing memiliki kelemahan dan kelebihan. Untuk menguatkan keberadaan konseling online media baru, selalu melakukan inovasi baru dengan tampilan layanan konseling yang pleksibel dan berbeda dengan layanan konseling secara tatap muka yang butuh tahapan. Penyedia layanan konseling melakukan sejumlah negosiasi konseling kepada klien yang ingin mencari layanan konseling secara cepat. Negosiasi dilakukan melalui berbagai tampilan berupa proses konseling yang cepat dan tak butuh lama. Begitupun halnya dengan konseling secara offline yang masing-masing menonjolkan kelemahan dan kelebihannya agar dapat mengambil kepeercayaan klien untuk memilih layanan konseling yang dianggap baik.
Cite
CITATION STYLE
Ardiansyah, A. (2022). NEGOSIASI DAN KONTESTASI LAYANAN KONSELING ONLINE ATAU OFFLINE DI ERA MEDIA BARU. EDUSOSHUM: Journal of Islamic Education and Social Humanities, 1(2), 16–31. https://doi.org/10.52366/edusoshum.v1i2.20
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.