KERENTANAN KAWASAN PESISIR KECAMATAN AIR NAPAL DAN BATIK NAU KABUPATEN BENGKULU UTARA PROVINSI BENGKULU

  • Sulaiman A
  • Susatya A
  • Ta’alidin Z
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kondisi sebagian wilayah pesisir Kabupaten Bengkulu Utara sudah mengalami kerusakan, seperti degradasi pantai, rusaknya hutan mangrove, dan semakin berkurangnya hutan pantai. Kondisi tersebut menyebabkan kerentanan kawasan pesisir sehingga perlu dikaji tingkat kerentanannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mendeskripsikan kerusakan yang terjadi di sepanjang wilayah pesisir Kabupaten Bengkulu Utara, dan menilai tingkat kerentanan wilayah pesisir Kabupaten Bengkulu Utara. Metode yang digunakan adalah metode survei serta data sekunder dari peta tutupan lahan Google Earth history untuk menganalisis berdasarkan 10 parameter perubahan garis pantai. Analisis data menggunakan analisis Indek Kerentanan Pesisir. Berdasarkan analisis Indek Kerentanan Pesisir (IKP) di Kecamatan Air Napal tiga desa termasuk dalam kerentanan sedang yaitu desa Tepi Laut, Talang Kering dan Selubuk. Dua desa masuk kategori sangat tinggi, sedangkan sisanya 4 desa termasuk dalam kategori tinggi. Untuk Kecamatan Batik Nau, dua dari 8 desa termasuk dalam kategori sedang, sedangkan sisanya termasuk dalam kategori tinggi. Variabel kerentanan yang memberikan nilai tinggi pada Kecamatan Air Napal dan Batik Nau adalah lebar sabuk hijau yang sangat sempit (kurang dari 500 meter) dan struktur litologi seluruh wilayah pesisir terbentuk dari jenis batuan endapan aluvium. Litologi berpengaruh pada resistensi (daya tahan) garis pantai terhadap proses pengikisan oleh gelombang, arus dan pasang surut yang menyebabkan perubahan garis pantai.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sulaiman, A., Susatya, A., & Ta’alidin, Z. (2020). KERENTANAN KAWASAN PESISIR KECAMATAN AIR NAPAL DAN BATIK NAU KABUPATEN BENGKULU UTARA PROVINSI BENGKULU. Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan, 9(1). https://doi.org/10.31186/naturalis.9.1.12072

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free