Pengaruh Ketebalan Mulsa Jerami Padi dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.)

  • Bakri F
  • Soeparjono S
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) adalah jenis tanaman semusim yang termasuk ke dalam golongan tanaman kacang-kacangan. Tanaman ini mampu beradaptasi dengan cepat, berumur pendek, dan tahan kekeringan. Penanaman kacang hijau di lahan kering dapat menurunkan produktivitasnya karena memiliki tingkat evaporasi dan evapotranspirasi yang tinggi. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan pemanfaatan mulsa dan mengatur jarak tanam pada praktik budidaya untuk menciptakan kondisi lingkungan tumbuh yang lebih optimal. Pemanfaatan mulsa organik pada lahan kering dapat membantu untuk memenuhi nutrisi hara tanaman sehingga pertumbuhannya lebih optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh interaksi perlakuan ketebalan mulsa jerami padi dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 kali ulangan. Hasil terbaik yang didapatkan dalam penelitian ini adalah penggunaan ketebalan mulsa sebesar 4,5 cm (B2) dan jarak tanam 40 x 25 cm (T2).

Cite

CITATION STYLE

APA

Bakri, F., & Soeparjono, S. (2023). Pengaruh Ketebalan Mulsa Jerami Padi dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi, 11(2), 164–178. https://doi.org/10.33005/plumula.v11i2.206

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free