Penghijauan dan Pemanfaatan Limbah Cucian Beras sebagai Pupuk Organik di Desa Trangsan

  • Munib J
  • Syaamil M
  • Amanda E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kegiatan penghijauan merupakan program yang sangat penting dalam menangani isu lingkungan, sehingga telah menjadi inisiatif nasional yang diterapkan di seluruh Indonesia. Untuk mendukung program penghijauan, dilakukan sosialisasi pemanfaatan dengan pemberian bibit tanaman serta pelatihan pembuatan pupuk organik cair yang berasal dari limbah cucian beras. Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, dilakukan sosialisasi manfaat limbah air cucian beras sebagai Pupuk Organik Cair (POC) kepada Kelompok Wanita Tani Dukuh Teriklo, Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 28 Februari 2024. Kegiatan ini meliputi penyampaian teori dan pendampingan dalam pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) menggunakan limbah air cucian beras yang difermentasikan. Hasilnya digunakan sebagai pupuk organik cair di lingkungan Dukuh Teriklo, Desa Trangsan, juga sebagai starter untuk pertumbuhan tanaman yang dikerjakan secara langsung oleh Kelompok Wanita Tani setempat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Munib, J. A., Syaamil, M. S., Amanda, E. L. O., Atsiilah, G. F., Permana, L. D., Kusumoadi, R., … Fauzi, Z. I. (2024). Penghijauan dan Pemanfaatan Limbah Cucian Beras sebagai Pupuk Organik di Desa Trangsan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(3), 473–477. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.2436

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free