Abstract
Pada tahun 2030 Indonesia diprediksi akan memperoleh bonus demografi. Disisi lain diskriminasi dan keadilan belum terselesaikan di Negara ini, terutama pendidikan perempuan. Pendidikan merupakan media yang sangat ampuh untuk memperjuangkan hak-hak perempuan yang selama ini masih termarginalisasi. Usaha untuk meningkatkan pendidikan perempuan selama ini masih terbentur oleh beberapa hal seperti kebijakan publik yang belum pro terhadap kesetaraan dan keadilan gender. Terbatasnya akses pendidikan menyebabkan perempuan terperangkap pada keterbelakangan. Selain itu juga persepsi masyarakat dan tingginya budaya patriarki yang masih memandang sebelah mata terhadap perempuan. Meningkatnya akses pendidikan terhadap perempuan akan memberikan konstribusi positif dalam kesetaraan gender guna mempersiapkan generasi mendatang yang unggul khususnya di Provinsi Jawa Tengah.
Cite
CITATION STYLE
Roziqin, A. (2020). Pendidikan Berbasis Kesetaraan Gender Di Provinsi Jawa Tengah. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 16(2), 202–210. https://doi.org/10.21831/socia.v16i2.30213
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.