Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas Fraksi Etil Asetat dan Fraksi N-Heksan Daun Pegagan (Centella Asiatica L.)

  • Yunita E
  • Sari D
N/ACitations
Citations of this article
214Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Antioksidan berperan penting untuk melindungi sel terhadap pengaruh radikal bebas. Tumbuhan yang berperan sebagai antioksidan alami adalah pegagan (Centella asiatica) dan banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antioksidan (IC50) dari fraksi etil asetat dan n-heksan daun pegagan dan toksisitasnya (LC50) terhadap Artemia salina Leach. Pengujian antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan uji toksisitas dengan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 fraksi etil asetat sebesar 325 mg/L (kategori lemah) dan fraksi n-heksan 731 mg/L (kategori tidak aktif) sedangkan nilai LC50 pada fraksi etil asetat yaitu 1202 mg/L (kategori tidak toksik) dan fraksi n-heksan yaitu 2818 mg/L (kategori tidak toksik).

Cite

CITATION STYLE

APA

Yunita, E., & Sari, D. R. A. P. (2022). Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas Fraksi Etil Asetat dan Fraksi N-Heksan Daun Pegagan (Centella Asiatica L.). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 8(1), 58–66. https://doi.org/10.35311/jmpi.v8i1.167

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free