Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap efektifitas pelaksanaan magang industri mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sarjanawiyata Tamansiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk menentukan efektifitas program magang digunakan model CIPP (context, input, process, product). Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan dilengkapi dengan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penentuan dan pemilihan industri (dari sisi input) tidak dapat menjamin kelayakan industri untuk magang, sejumlah industtri tidak memenuhi syarat untuk magang sesuai pedoman dan panduan. Pedoman magang industri (dari sisi process) tidak sepenuhnya terlaksana, tidak ada penyerahan, pemantauan ke industri dan penarikan oleh pembimbing internal. Mahasiswa mencari sendiri industri, masuk ke industri sendiri dan jika selesai berhenti sendiri dari pemagangan. Waktu (jam) magang (dari sisi product) para mahasiswa umumnya diatas 256 jam, dengan demikian sesuai pedoman magang dan termasuk kategori efektif. Materi magang fokus keteknikan dapat terlaksana secara efektif, tetapi fokus manajemen (pengelolaan industri) tidak terlaksana sama sekali (tidak efektif). Disarankan sebaiknya mahasiswa diberikan arahan tetang industri yang pernah dan dapat untuk magang, proses pembimbingan sebaiknya dilaksanakan sesuai pedoman, dan mahasiswa juga diarahkan untuk mempelajari pengelolaan usaha/industri tempat mereka magang.
Cite
CITATION STYLE
Samidjo, S. (2017). EFEKTIFITAS PELAKSANAAN MAGANG INDUSTRI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN. TAMAN VOKASI, 2(2), 246. https://doi.org/10.30738/jtvok.v5i2.2528
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.