Kinerja Reproduksi Ternak Kerbau (Bubalus bubalis) pada Usaha Peternakan Rakyat di Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah

  • Kurniawan F
  • Yanti Y
  • Cahyadi M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini memberikan informasi mengenai kinerja reproduksi kerbau betina di peternakan rakyat Kabupaten Klaten. Penelitian ini telah dilakukan pada April-September 2021 di Kabupaten Klaten. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Data penelitian ini diperoleh menggunakan teknik wawancara dan observasi dan studi pustaka. Sampel pada penelitian ini adalah 131 ekor kerbau yang dimiliki oleh 30 peternak. Penelitian ini memiliki 5 variabel yaitu umur pertama kali dikawinkan, lama bunting, estrus pertama setelah melahirkan, kawin pertama setelah melahirkan, dan jarak beranak. Hasil penelitian diperoleh data rata-rata umur pertama kali dikawinkan 2,52±0,33 tahun, lama bunting 315,17±14,17 hari, periode estrus pertama setelah melahirkan 93,33±7,45 hari, periode kawin pertama setelah melahirkan 103,33±7,45 hari, dan jarak beranak 408,17±7,45 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja reproduksi kerbau rawa di Kabupaten Klaten tergolong baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniawan, F. T., Yanti, Y., Cahyadi, M., Wati, A. K., Riyanto, J., Dewanti, R., & Pawestri, W. (2023). Kinerja Reproduksi Ternak Kerbau (Bubalus bubalis) pada Usaha Peternakan Rakyat di Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 25(1), 89. https://doi.org/10.25077/jpi.25.1.89-97.2023

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free