Penentuan Parameter Termodinamika Pembentukan Kompleks Inklusi Glimepirid-Betasiklodekstrin

  • Darusman F
  • Rahayu E
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Glimepirid merupakan obat antidiabetika oral golongan sulfonilurea generasi ketiga yang termasuk dalam Biopharmaceutical Classification System (BCS) kelas II dengan sifat kelarutan praktis tidak larut dalam air sehingga dapat ditingkatkan kelarutannya dengan pembentukan kompleks inklusi menggunakan senyawa turunan siklodekstrin yaitu betasiklodekstrin yang memiliki rongga toroidal dengan bagian dalam bersifat hidrofobik dan bagian luar bersifat hidrofilik. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan harga tetapan stabilitas kompleks berdasarkan parameter termodinamika (ΔH, ΔG, dan ΔS) pada proses pembentukan kompleks inklusi glimepirid-betasiklodekstrin. Penelitian dilakukan dalam dapar asetat pH 6,2 dan dapar fosfat pH 7,4 pada suhu 32°, 37° dan 42°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa glimepirid dapat berinteraksi membentuk kompleks inklusi dengan betasiklodekstrin. Interaksi antara glimepirid dengan betasiklodekstrin pada pH 6,2 berlangsung secara eksotermik (ΔH<0), proses terjadi secara spontan (ΔG<0) dan terjadi peningkatan ketidakteraturan sistem (ΔS positif). Pada pH 7,4 interaksi berlangsung secara eksotermik, proses terjadi secara spontan (ΔG<0) dan terjadi penurunan ketidakteraturan sistem (ΔS negatif).Kata kunci : glimepirid, betasiklodesktrin, kompleks inklusi, termodinamika.

Cite

CITATION STYLE

APA

Darusman, F., & Rahayu, E. (2017). Penentuan Parameter Termodinamika Pembentukan Kompleks Inklusi Glimepirid-Betasiklodekstrin. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 4(3), 112. https://doi.org/10.15416/ijpst.v4i3.13858

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free