Abstract
Pada penelitian ini telah dilakukan biosintesis ZnO nanopartikel dan kitosan-ZnO nanopartikel sebagai antibakteri Escherichia coli. Tujuan dari penelitian ini adalah modifikasi dan karakterisasi kitosan dengan ZnO nanopartikel dan aplikasinya sebagai antibakteri Escherichia coli. Karakterisasi kitosan-ZnO nanopartikel dilakukan dengan menggunakan spektrofotomer FTIR dan difraksi sinar X (XRD). Difraksi sinar X (XRD) digunakan untuk karakterisasi ZnO nanopartikel. ZnO nanopartikel disintesis melalui reaksi antara ekstrak air daun jambu biji (Psidium guajava L) dengan seng asetat dihidrat. Kitosan-ZnO nanopartikel disintesis melalui reaksi antara kitosan dan ZnO nanopartikel. Metode diffusi agar digunakan untuk meneliti kitosan-ZnO nanopartikel sebagai antibakteri. Hasil penelitian menunjukan bahwa bilangan gelombang pada spektra FTIR kitosan-ZnO nanopartikel muncul pada 3427 cm−1. Ukuran kristal ZnO nanopartikel adalah 16,54 nm. Rata-rata zona inhibisi dari kitosan-ZnO nanopartikel pada konsentrasi 10.000, 5.000 dan 2.500 mg/L berturut-turut adalah 30,57 ± 0,87; 25,97 ± 1,42; dan 23,10 ± 1,61 mm. Semakin tinggi konsentrasi nanopartikel kitosan-ZnO, maka semakin besar pula zona hambatnya.
Cite
CITATION STYLE
Fatoni, A., Hilma, H., Rasyad, A. A., Novriyanti, S., & Hidayati, N. (2020). Biosintesis ZnO Nanopartikel dari Ekstrak Air Daun Jambu Biji (Psidium guajava L) dan Ion Zn2+ serta Interaksinya dengan Kitosan sebagai Antibakteri Escherichia coli. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 7(2), 151. https://doi.org/10.25077/jsfk.7.2.151-157.2020
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.