PEMANFAATAN LIMBAH DAPUR MENJADI PRODUK BERHARGA YANG BERNILAI EKONOMIS DAN MEMILIKI NILAI JUAL (PUPUK KOMPOSTER ORGANIK)

  • Amri H
  • Santika D
  • Jannah M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pupuk komposter dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi permasalahan pencemaran lingkungan dengan mengurangi sampah organik dan memanfaatkannya menjadi produk yang bermanfaat. Melalui kegiatan pengabdian KKN PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Mataram bertujuan untuk mengajak Masyarakat desa tumpak dalam memanfaatkan dan mengolah sampah menjadi produk baru yang bermanfaat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 juli 2024 pukul 09.00-11.00 WITA yang dilaksanakan di SDN 1 Jelateng Desa Tumpak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatanan pengabdian KKN ini yaitu sosialisasi dan edukasi  tentang pembuatan pupuk komposter. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat membuat masyarakat teredukasi sehingga meningkatkan partisispasi dalam mengelola sampah berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan respon positif masyarakat yang antusias dapat membantu mengurangi volume sampah yang dihasilkan dari aktivitas dapur. Hasil dari kegiatan pengabdian KKN ini adalah meningkatakan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, cara pengelolaaan sampah organik, serta pemahaman  Masyarakat yang lebih baik tentang pengolahan sampah limbah  organik dapur menjadi pupuk komposter.  Composter fertilizer can be one way to overcome the problem of environmental pollution by reducing organic waste and utilizing it into useful products. Through the PMD KKN (Village Community Empowerment) service activity carried out by students of the University of Mataram aims to invite the village community to utilize and process waste into new useful products. This activity was held on July 25, 2024 at 09.00-11.00 WITA which was held at SDN 1 Jelateng, Tumpak Village, Pujut District, Central Lombok Regency. The method used in the implementation of this KKN service activity is socialization and education about making composter fertilizer. It is hoped that this activity can make the community educated so as to increase participation in sustainable waste management. The implementation of this activity received a positive response from the enthusiastic community who could help reduce the volume of waste generated from kitchen activities. The result of this KKN service activity is to increase public awareness about the importance of maintaining environmental cleanliness, how to manage organic waste, and a better understanding of the community about processing kitchen organic waste into composter.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amri, H., Santika, D., Jannah, M., Pamungkas, F. R., Ulfhani, A., Lesstari, I., … Pratama, F. H. (2024). PEMANFAATAN LIMBAH DAPUR MENJADI PRODUK BERHARGA YANG BERNILAI EKONOMIS DAN MEMILIKI NILAI JUAL (PUPUK KOMPOSTER ORGANIK). Jurnal Wicara Desa, 2(4), 313–321. https://doi.org/10.29303/wicara.v2i4.5544

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free