KONSEP BAHAGIA BUYA HAMKA ELABORASI KEHIDUPAN MANUSIA DI ERA MELENIAL

  • Hunadar J
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kebahagiaan bukan hanya ketentraman dan kenyamanan. Kenyamanan atau kesenangan satu saat saja tidak melahirkan kebahagiaan, akan tetapi kebahagiaan meliputi kelestarian menetap dalam perasaan diri.Selama ini bahagia diukur dari banyaknya harta, jabatan yang dimiliki, banyaknya keturunan, gelar yang disandang, serta populeritas yang dibanggakan, ternyata semua semu, bahkan terkadang seiring perjalanan sering membawa dampak buruk dalam menjalani kehidupan manusia, dan bahagia tentunya adalah menjalani semua perintah Allah SWT suatu perbuatan yang membawa bahagia, tidak saja berbahagia di atas bumi ini, akan tetapi bahagia sampai akherat. bahagia hanya dapat dicapai dengan menjadikan diri sebagai bagian dari sang Pencipta, artinya adalah selalu memerankan diri, selalu menyesuaikan antara keinginan roh dan jasmani selalu seiring dan sejalan.   Kata Kunci: Bahagia, sejahtera, kelestarian

Cite

CITATION STYLE

APA

Hunadar, J. (2022). KONSEP BAHAGIA BUYA HAMKA ELABORASI KEHIDUPAN MANUSIA DI ERA MELENIAL. JOISCOM (Journal of Islamic Communication), 3(2). https://doi.org/10.36085/joiscom.v3i2.3911

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free