Abstract
—Penelitian ini dilakukan pada sistem deteksi petir yang dibangun di kota Padang. Sistem terdiri dari 3 sensor medan listrik dan GPS yang tersinkronisasi. Perbedaan waktu datang dan koordinat sensor didapatkan dari masing-masing sensor. Data ini digunakan untuk mendapatkan lokasi kejadian petir dengan metode Time of Arrival Linear Spherical. Setelah lokasi petir didapatkan maka jarak antara stasiun dengan lokasi kejadian petir dapat diketahui. Jarak sensor dengan petir dibandingkan dengan parameter gelombang medan listrik yang terekam sehingga dapat diketahui validnya hasil perhitungan. Setelah hasil perhitungan valid maka arus puncak dapat ditentukan. Dari 20 data tersebut terdapat 8 data yang bentuk gelombang medan listriknya sesuai dengan jarak antara sensor dengan lokasi petir dengan arus puncak petir yang terendah berada pada nilai -1,001 kA dan tertinggi berada pada nilai -22,661 kA. Kata
Cite
CITATION STYLE
Tessal, D., Emeraldi, P., & Hazmi, A. (2015). Sistem Deteksi Petir Multistation Dengan Metode Time Of Arrival. JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO, 4(1), 13. https://doi.org/10.25077/jnte.v4n1.105.2015
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.