KEBERMANFAATAN ILMU PENGETAHUAN PERSPEKTIF AGAMA HINDU

  • Wiradnyana I
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Albert Einstein, menyatakan “ilmu tanpa agama buta, agama tanpa ilmu lumpuh” pernyataan ini dapat dimaknai bahwa ada dualitas beroposisi biner yang mesti didalami secara simultan. Pertama tentang pentingnya agama untuk melambari ilmu pengetahuan, dan yang kedua perlunya ilmu dalam pengamalan agama. Walaupun ilmu mempunyai metodenya sendiri yang bersifat ilmiah, sebagaimana agama juga memiliki metodenya tersendiri untuk menyimak makna. Keduanya mesti tidak saling menegasikan eksistensi masing-masing. Pada artikel ini penulis akan mendeskripsikan bagaimana pentingnya ilmu pengetahuan, berdasarkan perspektif agama Hindu. Artinya ilmu pengetahuan mesti menjadi penuntun umat Hindu, memahami alam semesta secara eksoterik; kebendaan atau hakekat yang terjangkau oleh kecerdasan manusia, begitu juga memahami alam semeta secara esoterik; kefanaan yang tidak terjangkau oleh kecerdasan manusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wiradnyana, I. B. G. (2019). KEBERMANFAATAN ILMU PENGETAHUAN PERSPEKTIF AGAMA HINDU. JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK), 1(1), 1–11. https://doi.org/10.56325/jpbisk.v1i1.3

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free