Abstract
Berpikir kritis adalah suatu proses manusia berpikir untuk melakukan kegiatan bertanya, menganalisis, menafsirkan, mengevaluasi, membuat kesimpulan serta penilaian apa yang mereka dengar, mereka katakan, dan mereka lihat. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel di kelas X IPA sekolah SMA Negeri 8 Palembang. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 8 Palembang tahun ajaran 2022/2023. Sampel pada penelitian ini diambil secara acak adalah seluruh kelas X IPA-7 SMA Negeri 8 Palembang yang berjumlah 33 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes berbentuk uraian materi sistem persamaan linear tiga variabel. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, secara keseluruhan di dapat persentase rata-rata kemampuan berpikir kritis sebesar 37,91 dikategorikan rendah. Dari masing-masing kelima indikator yaitu : memberikan penjelasan sebesar 43,77 dikategorikan sedang, membangun keterampilan dasar sebesar 30,30 dikategorikan rendah, mengatur strategi dan taktik sebesar 37,04 dikategorikan rendah, membuat penjelasan lebih lanjut sebesar 34,68 dikategorikan rendah, dan menyimpulkan sebesar 43,77 dikategorikan sedang.
Cite
CITATION STYLE
Syah Simanullang, A., Lestaria Ningsih, Y., & Fitri Puspa Sari, E. (2023). ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL KELAS X. Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 22–31. https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1131
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.