Aspek Citraan dan Bahasa Figuratif pada Buku Antologi Puisi “Suluk Nang, Ning, Nung” Karya Handoko F. Zainsam

  • Fatmawati N
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui citraan dana bahasa figuratif yang terdapat dalam buku antologi puisi “Suluk, Nang, Ning, Nung” karya Handoko F. Zainsam. Metode yang digunakan adalah metode analisis isi berupa analisis deskriptif. Fokus penelitian adalah analisis seluruh jenis citraan dan bahasa figuratif pada antologi puisi “Suluk Nang, Ning, Nung” karya Handoko F. Zainsam. Objek dalam penelitian adalah 10 puisi yang dianalisis dari 48 puisi. Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan pengumpulan data atau kartu data. Teknik analisis data adalah dengan membaca puisi tersebut, menganalisis puisi tersebut dan memasukan kedalam tabel rekapitulasi, setelah itu mendeskripsikanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Berdasarkan analisis penggunaan seluruh jenis citraan pada buku kumpulan puisi “Suluk Nang, Ning, Nung” dapat disimpulkan bahwa citraan yang paling dominan digunakan adalah citraan penglihatan yang, sedangkan citraan yang paling sedikit digunakan adalah citraan pencecapan dan citraan perabaan sejumlah. 2). Dalam bahasa figuratif dapat disimpulkan bahwa yang paling dominan digunakan buku kumpulan puisi “Suluk Nang, Ning, Nung” adalah metafora, sedangkan yang paling sedikit digunakan adalah simile. Kata Kunci: Puisi, Jenis-jenis Citraan, Bahasa Figuratif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fatmawati, N. E. (2020). Aspek Citraan dan Bahasa Figuratif pada Buku Antologi Puisi “Suluk Nang, Ning, Nung” Karya Handoko F. Zainsam. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 2(01), 69. https://doi.org/10.30998/diskursus.v2i01.6665

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free