Abstract
Data kesehatan menunjukkan pasien tuberkulosis tahun 2019 mengalami kenaikan angka kasus sebesar 1.116 kasus dan tahun 2020 kasus mengalami penurunan yaitu sebesar 776 kasus. Tujuannya menganalisis proses pengumpulan data kesehatan pasien tuberkulosis dan pola pemetaan kasus tuberkulosis. Metode penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus. Aplikasi QuantumGIS versi 2.18.15 digunakan untuk mengolah data. Pemetaan yang dibuat dapat memvisualisasikan data penyakit dan mempermudah membaca data menjadi informasi kesehatan di setiap wilayah. Wilayah Kecamatan Depok (17,3%), Kelurahan Purwomartani (6,0%) lebih banyak terkena penyakit tuberculosis. Faktor lingkungan yang mempengaruhi tren kasus tuberculosis yaitu curah hujan, suhu, kelembaban, ketinggian, dan kepadatan penduduk. Kecamatan yang mempunyai kasus tinggi terdapat hubungan dengan faktor lingkungan terjadi di Kecamatan Depok dan Mlati.
Cite
CITATION STYLE
Dewi Lukita Sari, A., Rohman, H., & Oktaviana, S. (2022). ANALISIS INFORMASI KESEHATAN MELALUI PEMETAAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PADA MASA PANDEMI COVID-19. Jurnal Amanah Kesehatan, 4(1), 20–27. https://doi.org/10.55866/jak.v4i1.140
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.