Abstract
Kultur mikobakteri merupakan diagnosis definitif terhadap tuberkulosis (TB), tetapi media kultur komersial untuk Mycobacterium bovis masih jarang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kemampuan media Modifikasi Ogawa Agar (MOA) untuk menumbuhkan M. bovis, dibandingkan dengan media yang digunakan saat ini, yaitu Löwenstein Jensen (LJ) dan Modifikasi Ogawa (MO). Suspensi bakteri M. bovis dan M. phlei dalam Phosphate Buffer Saline (PBS) dengan konsentrasi 105 CFU/mL masing-masing diinokulasikan 0,1 mL pada media LJ, MO, dan MOA, masing- masing lima tabung untuk tiap media. Bakteri M. phlei tumbuh pada semua media mulai hari ke-4. Bakteri M. bovis tumbuh pada media LJ dan MO mulai hari ke-17, tetapi tidak berhasil tumbuh pada media MOA. Perbandingan jumlah koloni M. phlei yang tumbuh pada media LJ dan MOA berbeda nyata secara statistika. Kemampuan media MOA untuk menumbuhkan M. phlei berbeda jika dibandingkan dengan media LJ. Koloni M. phlei pada media MOA lebih mudah dipanen, dan pembuatannya lebih sederhana dibandingkan dengan media LJ. Kemampuan media LJ dan MO dalam menumbuhkan M. bovis tidak ada perbedaan, tetapi media MO lebih sederhana dibandingkan dengan media LJ. Media MOA mampu menumbuhkan M. phlei, tetapi dalam penelitian ini belum terbukti mampu menumbuhkan M. bovis. Kata-kata
Cite
CITATION STYLE
Daulay, M., Sudarwanto, M., Nugroho, W., & Sudarnika, E. (2015). “Pengembangan Media Padat untuk Menumbuhkan Mycobacterium bovis (DEVELOPMENT OF SOLID MEDIUM FOR MYCOBACTERIUM BOVIS CULTIVATION).” Jurnal Veteriner, 16(4), 497–504. https://doi.org/10.19087/jveteriner.2015.16.4.497
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.