Abstract
Remaja merupakan harta negara yang memiliki posisi sangat krusial dalam pembangunan negara. Sebagai upaya meningkatkan kualiatas remaja dan untuk mencegah kenakalan remaja khususnya di sekolah, pemerintah mengeluarkan Perpres 87 No 2017 terkait penguatan pendidikan karakter. Kenakalan Remaja merupakan suatu jenis perilaku menyimpang yang diperbuat oleh kalangan remaja. Kenakalan remaja tergolong seluruh bentuk perilaku yang melanggar norma yang dilakukan kalangan remaja. Faktor penyebabnya sangat bervariasi baik dari sisi internal dan eksternal yang membutuhkan perhatian. Maka dari itu dalam mengatasinya dibutuhkan bimbingan dari orang tua disertai lingkungan sekolah yang positif. Hal ini menjadi penentu bagi masa depannya. Permasalahan yang terjadi di SMAN 15 Pekanbaru yaitu berkelahi, bolos sekolah yang biasa terjadi sebab minimnya edukasi terkait kenakalan remaja itu. Sosiallisasi ini diselenggarakan bertujuan agar mengedukasi siswa SMAN 15 Pekanbaru. Metode Sosialisasi ini dilaksanakan dengan metode kualitatif dan wawancara narasumber. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu pelanggaran yang sering terjadi di SMAN 15 adalah balap liar dan perkelahian. Para siswa juga paham mengenai dampak dari kenakalan tersebut dan mengikuti sosialisasi dengan baik.
Cite
CITATION STYLE
Rinaldi, K., Maharani, A. P., Kumala, A. Y., Yulia, D., Situmorang, E. I., Gustaf, G. A., … Zulhairi, M. A. F. (2024). SOSIALIASI BALAP LIAR SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN SOSIAL DI SMAN 15 PEKANBARU. Diklat Review : Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Pelatihan, 8(1), 64–71. https://doi.org/10.35446/diklatreview.v8i1.1673
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.