Abstract
Salah satu hal lain yang berbeda dari Internet dengan media tradisional adalah kemampuan untuk menyatukan akses informasi dan hiburan. Hal yang bisa dimanfaatkan adalah melakukan pemasaran dan periklanan. Instagram merupakan salah satu sosial media yang sekarang sedang berkembang dan mempunyai banyak pengikut, Media sosial Instagram memunculkan fitur baru yaitu layanan Instagram ads. Layanan Instagram ads adalah fitur layanan iklan yang bisa memasang iklan secara langsung oleh para pelaku bisnis. Sistem yang digunakan pada layanan Instagram ads adalah sistem swalayan atau self-serve. Mengetahui pesatnya perkembangan periklanan di sosial media, terutama Instagram maka perlu diketahui seberapa efektif iklan yang dilakukan di media online Instagram menggunakan metode EPIC. Objek yang diteliti adalah Iklan kuliner yang ada di Instagram @kulinerbandung. Responden pada penelitian ini dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada 400 responden di kota Bandung. Dimensi untuk mengukur efektivitas iklan adalah Empathy, Persuasion, Impact, and Communication. Berdasarkan persepsi konsumen terhadap dimensi Empathy skor rata-rata yang didapat sebesar 3,65, dimensi Persuasion sebesar 3,66, dimensi Impact sebesar 3,56, dan dimensi Communication sebesar 3,45 sehingga diperoleh nilai EPIC rate 3,58. Nilai EPIC rate 3,58 tersebut menunjukkan bahwa iklan kuliner melalui sosial media Instagram @kulinerbandung dinilai sangat efektif.
Cite
CITATION STYLE
Sastika, W. (2018). EPIC MODEL: PENGUKURAN EFEKTIVITAS IKLAN KULINER MELALUI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM @KULINERBANDUNG SEBAGAI MEDIA PROMOSI. JTIM - Jurnal Teknologi Informasi & Manajemen, 1(01), 21. https://doi.org/10.25124/jtim.v1i01.1531
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.