Abstract
Anjing (Canis familiaris) adalah hewan yang sangat dekat berinteraksi dengan manusia. Selain sebagai hewan kesayangan anjing juga sering dimanfaatkan sebagai hewan pemburu. Salah satu penyakit parasitik yang sering menjadi permasalahan pada anjing pemburu adalah penyakit cacingan yang disebabkan oleh nematoda saluran pencernaan (gastrointestinal nematodes) yaitu Ancylostoma spp. dan Trichuris spp. yang dapat menyebabkan ancylostomiasis dan trichuriasis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui infeksi Ancylostoma spp. dan Trichuris spp. serta prevalensi pada anjing pemburu. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang dilakukan secara cross sectional. Sampel yang diambil sebanyak 50 feses anjing pemburu dan diperiksa menggunakan metode uji apung. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa 31 sampel feses anjing pemburu positif terinfeksi oleh nematoda dengan prevalensi 62% yang terdiri dari Ancylostoma spp. 52%, Trichuris spp. 6% dan infeksi ganda (Ancylostoma spp. dan Trichuris spp) sebesar 2%.
Cite
CITATION STYLE
Putri, I. A., Noor, P. S., Zelpina, E., & Sujatmiko, S. (2021). Identifikasi Ancylostoma spp., dan Trichuris spp. pada Anjing Pemburu di Kenagarian Sungai Kamuyang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Limapuluh Kota, Sumatra Barat. Media Kedokteran Hewan, 32(3), 131. https://doi.org/10.20473/mkh.v32i3.2021.131-136
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.