Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Promotif Dan Preventif Risiko Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru (TB Paru)

  • Artama S
  • Tokan P
  • . R
N/ACitations
Citations of this article
88Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peningkatan jumlah penderita TB Paru setiap tahun dapat terjadi akibat kurangnya pemahaman masyarakat terkait cara pencegahan TB Paru dan ketidakpatuhan dalam pengobatan. Pemberdayaan masyarakat dapat menjadi upaya yang efektif dalam meningkatkan peran serta tersebut dalam program promotif dan preventif penyakit TB Paru tentang pencegahan dan penanganan penyakit TB Paru pada pasien maupun keluarga. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberdayakan masyarakat dalam program promotif dan preventif risiko kejadian penyakit tuberkulosis. Kegiatan ini telah melibatkan 20 peserta yang teridir dari masyarakat, keluarga dengan risiko penularan TB Paru, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat. Metode yang dilakukan menggunakan pendekatan participatory action research (PAR). Tindak lanjut pendampingan dan monitoring di masyarakat secara door to door untuk memastikan bahwa program berjalan dengan baik. Hasil kegiatan pre test yang didapatkan menunjukkan nilai rata-rata sebesar 39,10. Selanjutnya terjadi peningkatkan pada hasil rata-rata post test menjadi 93,52. Diharapkan peran aktif masyarakat dalam menanggulangi penyebaran penyakit TB Paru melalui promotif dan preventif

Cite

CITATION STYLE

APA

Artama, S., Tokan, P. K., & . R. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Promotif Dan Preventif Risiko Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru (TB Paru). Borneo Community Health Service Journal, 3(2), 86–93. https://doi.org/10.35334/neotyce.v3i2.4098

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free