RANCANG BANGUN MADING BERSUARA MENGGUNAKAN SENSOR GERAK (PIR) DI SD MUHAMMADIYAH 1 TEJOASRI – KAB. LAMONGAN

  • Al qorni W
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Audio sudah menjadi salah satu elemen yang penting bagi berbagai peran dalam membangun sebuah sistem komunikasi. Audio memiliki fungsi sebagai sarana yang mampu menyampaikan pesan sekaligus mempermudah penerimaan pesan dalam pemahamannya. Adanya sensor PIR yang terletak di bawah mading berfungsi sebagai alat pendeteksi gerakan manusia yang memberikan pancaran sinar infra merah. Sensor PIR bersifat pasif, artinya sensor ini tidak memancarkan sinar infra merah tetapi hanya menerima radiasi sinar infra merah dari luar sehingga jika ada pergerakan maka akan terjadi perubahan pembacaan pada sensor. Pada umumnya mading di sekolahan hanya berisi informasi berupa tulisan atau gambar saja maka penulis mencoba menambahkan informasi melalui audio. Yang dimaksud disini adalah menambahkan informasi audio lewat mp3 player. Audio akan bekerja ketika sensor gerak PIR ini mendeteksi seseorang yang melewatinya dari jarak kurang lebih 300cm. Alat ini bertujuan Sebagai sarana efektif untuk menyampaikan informasi tentang kegiatan dalam maupun luar sekolah sehingga siswa dan siswi akan mengetahui informasi-informasi yang terupdate. Dengan adanya mading bersuara ini informasi yang disajikan kepada siswa- siswi lebih variatif, tidak hanya gambar atau tulisan saja melainkan juga informasi lewat audio, serta juga dapat melatih kemampuan siswa dalam menyimak informasi melalui audio yang ada pada mading bersuara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Al qorni, W. (2016). RANCANG BANGUN MADING BERSUARA MENGGUNAKAN SENSOR GERAK (PIR) DI SD MUHAMMADIYAH 1 TEJOASRI – KAB. LAMONGAN. Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, 2(1). https://doi.org/10.21107/edutic.v2i1.1550

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free