Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji unsur-unsur ungkapan satire dan teknik terjemahan ungkapan satire pada novel Animal Farm dalam Bahasa Indonesia. Konsep tentang satire yang dikemukakan oleh Keraf (2006) digunakan dalam menganalisis unsur-unsur ungkapan satire pada terjemahan novel Animal Farm dan metode teknik terjemahan yang digunakan berdasarkan teori Molina dan Albir (2002). Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan bentuk content analysis Penelitian ini bersumber dari teks novel berbahasa Inggris karya George Orwell yang berjudul Animal Farm dan terjemahnya oleh Bakdi Soemanto. Data penelitian ini adalah ungkapan satire yang bersumber dari novel Animal Farm dan terjemahannya Animal Farm. Hasil penelitian ini terdapat 29 data ungkapan satire pada novel Animal Farm dan terjemahannya yaitu Ironi 15 data (51,72%), sarkasme 8 data (27,59%), dan parodi 6 data (20,69%). Sedangkan teknik penelitian terdapat 11 teknik yang digunakan berdasarkan teori teknik penerjemahan Molina dan Albir (2002) yaitu Harfiah 21 data (43,75 %), amplifikasi 8 data (16,67 %), deskripsi 3 data (6,25 %), transposisi 3 data ( 6,25 %), adaptasi 2 data (4,16 %), kompensasi 2 data (4,16 %), kreasi diskursif 2 data (4,16 %), generalisasi 2 data (4,16 %), modulasi 2 data (4,16 %), reduksi 2 data (4,16 %), dan partikulasi 1 data (2,08 %). Dalam proses analisis terjemahan ungkapan satire dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur ungkapan satire yang dominan yang terdapat pada novel Animal Farm adalah teknik harfiah.
Cite
CITATION STYLE
Arif, A., Muchtar, M., & Mono, U. (2019). TERJEMAHAN SATIRE PADA NOVEL ANIMAL FARM. BAHAS, 29(3). https://doi.org/10.24114/bhs.v29i3.12218
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.