Tradisi Terbang Gembrung sebagai Salah Satu Sarana Penyebaran Islam di Kampung Naga

  • Sumawinata S
  • Aryanti D
  • Azzahra M
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstrakArtikel ini berisi pembahasan terkait tradisi Terbang Gembrung masyarakat Kampung Naga yang dijadikan sebagai sarana penyebaran Islam. Kampung Naga merupakan salah satu kampung adat yang berada di  Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebagai kampung adat, masyarakat kampung Naga masih mempertahankan tradisi yang dimilikinya secara turun-temurun. Upaya mempertahankan tradisi di tengah modernisasi menjadi motivasi generasi penerus untuk mempertahankan tradisi daerahnya. Salah satu tradisi yang masih dipertahankan oleh masyarakat Kampung Naga hingga saat ini adalah Terbang Gembrung atau Terbangan. Masuknya tradisi ini ke Kampung Naga diduga memiliki hubungan erat dengan masuknya Islam ke tanah Sunda. Hal tersebut disimbolkan melalui alat musik Terbangan. Di dalam tradisi ini terdapat nyanyian berupa selawat untuk nabi yang diiringi oleh instrumen sejenis rebana atau tagonian. Di samping itu, masyarakat Kampung Naga percaya bahwa mereka merupakan keturunan Singaparna dari Kerajaan Galunggung yang memeluk agama Islam. Penulis menggunakan metode studi literatur untuk mencari dan mengumpulkan sumber-sumber yang relevan dalam menyusun artikel ini.Kata Kunci: Tradisi Terbang Gembrung, Kampung Naga, Sejarah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sumawinata, S., Aryanti, D. R., & Azzahra, M. (2021). Tradisi Terbang Gembrung sebagai Salah Satu Sarana Penyebaran Islam di Kampung Naga. El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization, 2(2), 94–106. https://doi.org/10.24042/jhcc.v2i2.8817

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free