Pemberdayaan Masyarakat dalam Situasi Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi dan Longsor melalui Santri Siaga Bencana di Kabupaten Cianjur

  • Rochman U
  • Subarkah A
N/ACitations
Citations of this article
63Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan pemberdayaan masyarakat adalah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat lokal dalam menghadapi bencana gempa bumi dan longsor di Kabupaten Cianjur. Santri lokal dilatih agar memiliki kapasitas dalam tanggap darurat dan kesadaran akan pentingnya manajemen risiko bencana. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Desember Tahun 2022 dengan melibatkan 25 orang santri. Metode yang digunakan adalah FGD (Focus Group Discussion). Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat lokal akan pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya perubahan hasil survei Prapengabdian (Pre-Test) dan Pascapengabdian (Post-Test), serta keterlibatan aktif komunitas dalam kegiatan sosialisasi dan peningkatan kapasitas menajemen bencana. Upaya pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat meminimalisir risiko bencana, mengurangi dampak buruk yang disebabkan oleh bencana alam serta melindungi jiwa dan harta benda masyarakat ketika bencana terjadi, sebagai bentuk peningkatan kapasitas menajemen kebencanaan. Dengan keterlibatan dan mempersiapkan santri siaga bencana sebagai agen perubahan dalam komunitas, maka pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan fondasi yang kuat untuk keselamatan dan ketahanan masyarakat dalam situasi krisis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rochman, U., & Subarkah, A. (2024). Pemberdayaan Masyarakat dalam Situasi Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi dan Longsor melalui Santri Siaga Bencana di Kabupaten Cianjur. Jurnal Abdimas Mahakam, 8(01), 157–167. https://doi.org/10.24903/jam.v8i01.2504

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free