Pengaruh Terapi Psikoedukasi terhadap Kecemasan Pembelajaran Offline Siswa Kelas X di Sekolah SMAS Suluh Jakarta

  • Riyadi F
  • Safitri A
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Memulai kembali kebiasaan pembelajaran offline setelah 1,5 tahun diberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidaklah mudah. Siswa dan guru harus menyesuaikan diri baik dengan lingkungan dan metode pembelajaran. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi psikoedukasi terhadap kecemasan pembelajaran offline siswa kelas X di Sekolah SMAS Suluh. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan studi quasi experimental. Sampel pada Penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 69 orang. Sampel diambil dari populasi dengan teknik stratified random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner DAS-42 dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan tingkat kecemasan rata-rata sebelum terapi psikoedukasi adalah 11,71, sedangkan tingkat kecemasan rata-rata sesudah terapi psikoedukasi adalah 7,9. Didapatkan nilai p-value 0,000 dengan taraf signifikasi 0,05. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna rata-rata tingkat kecemasan sebelum dan setelah dilakukan psikoedukasi

Cite

CITATION STYLE

APA

Riyadi, F., & Safitri, A. (2023). Pengaruh Terapi Psikoedukasi terhadap Kecemasan Pembelajaran Offline Siswa Kelas X di Sekolah SMAS Suluh Jakarta. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 2(9), 903–909. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i9.184

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free