Kekerasan Dalam Rumah tangga Kristen dan Dampaknya Terhadap Keharmonisan Keluarga

  • Gulo O
  • Souisa D
  • Halawa N
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini membahas tentang keluarga Kristen yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan dampaknya terhadap keharmonisan keluarga. Adapun tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dampak kekerasan dalam rumah tangga pada keharmonisan keluarga di BNKP Hilisawato, serta langkah-langkah aa saja yang telah dilakukan Gereja dalam mengatasi kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini dilaksanakan di Gereja BNKP Jemaat Hilisawato. Dengan pendekatan metode kualitatif, penelitian menunjukkan bahwa ada banyak keluarga Kristen yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, bentuk kekerasan yang dilakukan ialah kekerasan fisik dan kekerasan psikologi. Adapun yang menjadi faktor penyebab kekerasan itu antara lain: judi, minuman keras, ekonomi, kurangnya konseling pranikah, cemburu, perbedaan pendapat, sosial budaya, dan perjodohan. Dari hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga dapat menyebabkan ketidakharmonisan dalam keluarga, di mana tidak adanya kedamaian, keserasian, ketidakpedulian antara anggota keluarga, dan tidak terjalinnya komunikasi yang baik dalam keluarga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gulo, O., Souisa, D. L. R., & Halawa, N. (2023). Kekerasan Dalam Rumah tangga Kristen dan Dampaknya Terhadap Keharmonisan Keluarga. HINENI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(1), 33–41. https://doi.org/10.36588/hjim.v3i1.235

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free