Abstract
Perilaku burung dapat dijadikan bioindikator kualitas lingkungan. Perubahan habitat dan degradasi lahan merupakan ancaman terhadap kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan perilaku mencari makan E. garzetta di habitat sungai dan persawahan di Desa Sungai Durian, Kabupaten Kubu Raya. Pengamatan menggunakan metode focal animal sampling dengan sepuluh pengulangan untuk setiap habitat mulai pukul 07.00-18.00 WIB. Variabel yang diamati adalah frekuensi, waktu dan durasi perilaku mencari makan. Data frekuensi dan durasi perilaku makan pada kedua habitat dibandingkan menggunakan uji One Way Manova. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas mencari makan tertinggi terjadi pada pagi dan sore hari. Aktivitas yang dominan adalah melangkah dan berhenti melangkah, dan aktivitas dengan frekuensi paling rendah adalah menelan mangsa. Habitat berpengaruh signifikan terhadap perilaku mencari makan, hal ini dibuktikan dengan uji One Way Manova yang menunjukkan taraf signifikan (Sig.) = 0,017 dengan tingkat kepercayaan 95%.
Cite
CITATION STYLE
Ibnu Riyaldi, Junardi, & Firman Saputra. (2022). Perilaku Makan Kuntul Kecil (Egretta garzetta) di Habitat Sungai dan Persawahan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. BIOLOGICA SAMUDRA, 4(1), 43–51. https://doi.org/10.33059/jbs.v4i1.4289
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.