Surat Perjanjian dan Relasi Kuasa dalam Naskah Peti Kesultanan Ternate 113 A 1/22

  • Ghozali A
  • Christomy T
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membedah naskah peti 113 A 1/22, salah satu koleksi arsip Sultan Ternate yang berisi perjanjian dengan pemerintah kolonial Belanda terkait pemindahan 150 prajurit Ternate sebagai bala bantuan pada tahun 1805. Kendati berada dalam perjanjian yang menempatkan kedua pihak berada dalam posisi yang seolah setara, naskah tersebut membingkai beragam gagasan seputar relasi kuasa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan secara kualitatif dengan metode deskriptif dan pengumpulan data melalui studi pustaka. Setelah dilakukan tahap filologi untuk membuka isi naskah, teori Critical Discourse Analysis (CDA) dari Van Dijk dan teori kuasa dari perspektif Foucault digunakan sebagai teori dan metode dalam analisis. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya gagasan relasi kuasa yang dibangun dalam level mikro berupa sarana diskursif (konsensus, sarana retorik, dan leksikalisasi), level superstruktur seputar struktur surat perjanjian, dan level makro seputar gagasan penjajah-terjajah dan gagasan governmentality yang diturunkan ke penguasa lokal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ghozali, A. S., & Christomy, T. (2023). Surat Perjanjian dan Relasi Kuasa dalam Naskah Peti Kesultanan Ternate 113 A 1/22. Manuskripta, 13(2). https://doi.org/10.33656/manuskripta.v13i2.221

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free