Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan komunikasi terapeutik pra menikah terhadap kesiapan diri menuju perikahan pada calon pengantin muslim. Subjek penelitian ini adalah calon pengantin muslim yang memiliki orientasi pernikahan dengan batasan usia 18 tahun hingga menjelang pernikahan sebanyak 24 subjek. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode rating yang dijumlahkan (Method of Summated Ratings) dari Likers. Skala yang digunakan satu macam yaitu skala kesiapan pernikahan yang disusun oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek kesiapan pernikahan Berger (2005). Teknik analisis data yang digunakan adalah paired sampel t test yang membandingkan hasil pre test dan post test pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan ada hubungan pengaruh penyuluhan komunikasi terapeutik pra pernikahan pada kesiapan diri menuju pernikahan terbukti. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji analisis hipotesis yang menyatakan bahwa p=0,007 yang artinya p<0,05 sehingga terbukti signifikan pada kelomopok yang diberikan penyuluhan. Sedangkan pada kelompok kontrol, tidak ditemukan kesiapan pernikahan yang menigkat secara signifikan terbukti dari uji paired sample t test yang menyatakan nilai p=0,474 sehingga p<0,05 sehingga tidak memiliki peningkatan kesiapan pernikahan yang signifikan. Hal ini berarti penyuluhan komunikasi terapeutik pra pernikahan dapat meningkatkan kesiapan diri pada individu pra menikah, khususnya dalam aspek kematangan psikologis, yakni mengasah keterampilan komunikasi dan penerimaan positif
Cite
CITATION STYLE
Lathiffah, N. (2020). Efektivitas Penyuluhan Komunikasi Terapeutik Pra Menikah terhadap Kesiapan Diri Menuju Pernikahan. Widya Wacana: Jurnal Ilmiah, 15(1). https://doi.org/10.33061/j.w.wacana.v15i1.3479
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.