SUKU MANDAR : MENGENAL KEBUDAYAAN MARITIM DARI PROVINSI SULAWESI BARAT

  • Dwi Jayanti I
  • Siregar I
  • Purnomo B
N/ACitations
Citations of this article
107Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebudayaan-kebudayaan maritim yang dimiliki oleh Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuhi budaya- budaya maritim yang diciptakan oleh Suku Mandar. Metode yang dgunakan dalam penelitian ini adalah metode Study Literatur, yang dimana penelitiannya dimulai dengan mencari-berbagai sumber lalu difahami sebelum diambil yang sekiranya sesuai dengan tujua penelitian ini. Adapun berdasarkan penelitian ini, terdapat sebuah fakta bahwa Suku Mandar merupakan suku yang berbudaya maritin dan berada di sekitar Segitiga Emas Nusantara. Budaya-budaya maritim yang dihasilkan adalah budaya yang berkaitan dengan teknologi perikanan. Adapun budaya-budayanya adalah Perahu Sandeq yang artinya runcing, Festival Sandeq race yang merupakan bentuk upaya unutk melestarikan kapal Sandeq  yang mulai tergantikan oleh perahu bertenaga mesin, dan yang terakhir adalah Rumpon. Rumpon merupakan alat penangkapan ikan khas Suku Mandar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dwi Jayanti, I., Siregar, I., & Purnomo, B. (2023). SUKU MANDAR : MENGENAL KEBUDAYAAN MARITIM DARI PROVINSI SULAWESI BARAT. Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sejarah, 2(1), 67–75. https://doi.org/10.22437/krinok.v2i1.24130

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free