Pengaruh Pemberian Ekoenzim dari Limbah Kulit Jeruk terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.)

  • Nelvia R
  • Rahmadina R
  • Idris M
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ekoenzim merupakan campuran bahan organik yang dibuat dengan memfermentasi limbah sayuran dan buah, yang ditambahkan air dan gula. Tujuan dari campuran ini adalah untuk menyuburkan tanaman dan tanah, membasmi hama, serta meningkatkan cita rasa dan kualitas buah. Sayuran hortikultura dari keluarga Solanaceae termasuk cabai rawit (Capsicum frutescens L.), yang buahnya kecil dan pedas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan ekoenzim optimal pada tanaman cabai rawit. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dan terdiri dari beberapa perlakuan, antara lain: P0 = kontrol; P1 = 5 ml ekoenzim + 1 liter air; P2 = 15 ml ekoenzim + 1 liter air; dan P3 = 30 ml ekoenzim + 1 liter air . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekoenzim dari limbah kulit jeruk berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, panjang akar, berat basah, berat kering, dan kadar klorofil tanaman. Konsentrasi yang memberikan hasil  terbaik terhadap tinggi tanaman adalah 30 ml ekoenzim + 1 liter air.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nelvia, R., Rahmadina, R., & Idris, M. (2024). Pengaruh Pemberian Ekoenzim dari Limbah Kulit Jeruk terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). BIO-CONS : Jurnal Biologi Dan Konservasi, 6(1), 695–710. https://doi.org/10.31537/biocons.v6i1.1744

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free