Analisis Wacana Kritis Terhadap Pemberitaan Luhut Binsar Pandjaitan VS Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti Dalam Media Daring

  • Ermawati. S E
  • Nur H
  • Sumarlam S
N/ACitations
Citations of this article
61Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan terkait dengan adanya konflik pejabat di Indonesia yakni Luhut Binsar Pandjaitan dengan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. Penelitian yang dilakukan melihat dan mengkaji dari sudut pandang analisis wacana kritis versi Norman Fairclough, dengan mengedepankan dimensi analisis teks, praktik wacana dan praktik sosio budaya. Sumber data diperoleh dari media daring kompas.com. Berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan 1) berdasarkan analisis teks yang dilakukan ditemukan kosakata yang cenderung dimanfaatkan oleh pewacana atau pembuat berita dalam memproduksi beritanya. 2) analisis praksis wacana menunjukkan bahwa struktur argumentasi yang terdapat dalam berita kompas.com dengan jelas sebetulnya tidak memihak kepada siapapun. Hal itu terlihat dari redaksi kalimat dan isi beritanya dari awal sampai akhir. 3) analisis praksis sosiokultural atau sosial budaya menunjukkan bahwa media massa khususnya kompas.com menaikkan berita tersebut karena hal yang diberitakan sedang menjadi perhatian masyarakat Indonesia, apalagi melibatkan pejabat atau orang ternama di Indonesia yakni Luhut Binsar Pandjaitan, Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ermawati. S, Ermawati. S., Nur, H., & Sumarlam, S. (2022). Analisis Wacana Kritis Terhadap Pemberitaan Luhut Binsar Pandjaitan VS Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti Dalam Media Daring. Jurnal Sastra Indonesia, 11(1), 19–26. https://doi.org/10.15294/jsi.v11i1.51794

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free