Pengaruh Kemasan terhadap Masa Simpan Keripik Tortila Modifikasi Tempe dan Tepung Mocaf dengan Metode Akselerasi Berdasarkan Pendekatan Arrhenius

  • Afifah N
  • Sholichah E
N/ACitations
Citations of this article
67Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keripik tortila modifikasi telah dibuat dengan mencampur menir jagung, tepung ubi kayu termodifikasi(tepung mocaf), tepung beras, dan tempe. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jeniskemasan terhadap masa simpan keripik tortila termodifikasi menggunakan pendekatan Arrhenius. Keripikdikemas menggunakan tiga jenis kemasan yaitu plastik polyethylene terephthalate (PET), polypropylene(PP), dan aluminium foil (alufo) dan disimpan pada suhu 15, 30 dan 45°C selama 42 hari. Analisismeliputi kadar air, fracturability (daya patah), dan bilangan asam dilakukan setiap minggu. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa semakin tinggi suhu penyimpan, semakin cepat laju penurunan mutu keripik tortila.Kadar air merupakan parameter mutu yang paling cepat mengalami penurunan mutu. Kemasan jenispolyethylene terephthalate (PET) mempunyai kemampuan paling singkat dalam menyimpan keripik tortiladiikuti oleh plastik polypropylene (PP) dan aluminium foil (alufo), masing-masing selama 43, 51, dan 73hari. Pengemas terbaik untuk menyimpan keripik tortila adalah aluminium foil (alufo).

Cite

CITATION STYLE

APA

Afifah, N., & Sholichah, E. (2021). Pengaruh Kemasan terhadap Masa Simpan Keripik Tortila Modifikasi Tempe dan Tepung Mocaf dengan Metode Akselerasi Berdasarkan Pendekatan Arrhenius. JURNAL PANGAN, 30(2), 129–136. https://doi.org/10.33964/jp.v30i2.531

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free