Abstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang tergolong kedalam Penyakit Tidak Menular (PTM), dimana artinya tidak dapat menular dari individu ke individu lain. DM terjadi ketika pankreas tidak cukup dalam memproduksi insulin atau ketika tubuh tidak efisien menggunakan insulin itu sendiri. DM membutuhkan perawatan yang dilakukan seumur hidup, hal tersebut dikarenakan ia tidak dapat disembuhkan. Namun, masih banyak masyarakat yang kurang memiliki pengetahuan terkait bahaya DM termasuk pencegahan dan penangannya, tidak terkecuali pada masyarakat di Desa Simpang Gong, Kabupaten Bangka Barat.Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terkait DM sekaligus melakukan deteksi dini pada masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh masyarakat lanjut usia di Desa Simpang Gong dengan metode berupa penyuluhan terkait pengertian, tanda dan gejala, bahaya, cara mencegah, dan mengendalikan DM. Selain itu, dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu dan pengukuran tekanan darah gratis. Kemudian, metode terakhir adalah diskusi dan tanya jawab mengenai pengertian,tanda dan gejala,bahaya,cara mencegah saat kadar gula darah tinggi dan kadar gula darah rendah dan mengendalikan DM. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukan bahwa adanya perubahan pengetahuan setelah diberikan edukasi dan mengetahui perubahan kadar gula darah pada masyarakat lanjut usia di Desa Simpang Gong setelah dilakukan screening kesehatan.
Cite
CITATION STYLE
Muhammad Noer Rizki, Dzikrina Farikhatus Solikhah, Yendra Safaatul Maula, Astriyani, Hasriana, Annisa Hanim, … Maulina Hendrik. (2023). PENYULUHAN DAN DETEKSI DINI DIABETES MELITUS DI DESA SIMPANG GONG BANGKA BARAT. Semnas-Pkm, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.35438/semnas-pkm.v1i1.42
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.