Abstract
Perubahan trend wisata di kalangan masyarakatsecara luas tidak hanya menjadi hiburan tetapi bagaimana membuat mereka menjadi teredukasi dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Pilihandesa wisata menjadi pelopor untuk perubahan gaya hidup sehat, dengan ditunjang potensi alam, iklim dan kesederhanaan hidup yang jauh dari stress menyebabkan desa wisata menjadi pilihan. Namun untuk membentuk eduwisata yang sehat,refererensi masih sangat terbatas. Tujuan penelitianuntukmemotret nilai budaya sebagai eduwisata berbasis agronursing sebagaipengembangan model wisata yang sehat. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis konten induktif dengan metode Focus Grups Discussion(FGD)menggunakan pertanyaan semistruktur yang melibatkan 2 kelompok, masing-masing terdiri dari 7 dan 8orang dengan latar belakang petani pisang, kopi, sapi, kambing, budidaya holtikulra dan industri kecil olahan hasil pertanian di Desa Burno Kecamatan SenduroKabupaten Lumajang. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan analisistematik berdasarkan pendekatan Krueger, R. and Casey, M. Penelitian menghasilkan tiga tema yaitukebanggaan menjadi petani, melestarikan budaya dan mempertahankan nilai-nilai kebaikandalam bekerja. Pengembangan potensi desa menjadi eduwisata memiliki nilai-nilai budaya yang harus terpenuhi yaitu tidak membuat perubahan dalam kehidupan masyarakat desa, masyarakat tidak keluar dari rutinitas keseharian mereka dan menonjolkan kearifan lokal yang menjadi potensibesar yang bisa dikembangkan.
Cite
CITATION STYLE
Astuti, A., Suhari, S., Maisyaroh, A., Musviro, M., & Prasetya, E. (2019). POTRET NILAI BUDAYA PENGEMBANGAN DESA BURNO SEBAGAI EDUWISATA BERBASIS AGRONURSING. The Indonesian Journal of Health Science, 11(2), 118. https://doi.org/10.32528/ijhs.v11i2.2953
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.