Refleksi Teologis Tentang Integrasi Kecerdasan Buatan Dalam Pendidikan Agama Kristen di Era Algoritma

  • Puling H
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) telah membawa dampak signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Kristen (PAK). Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara reflektif-teologis bagaimana integrasi AI dapat mendukung, menantang, sekaligus menafsir ulang proses pembentukan iman di era algoritma. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan model refleksi teologis, kajian ini menganalisis literatur teologi, pendidikan, dan teknologi terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu memfasilitasi pembelajaran adaptif dan kontekstual, memperkaya pengalaman iman melalui personalisasi dan interaktivitas. Namun, integrasi ini juga menimbulkan persoalan etis dan spiritual, terutama terkait potensi dehumanisasi dan hilangnya sentuhan rohani dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, AI perlu ditempatkan sebagai alat bantu yang tunduk pada nilai-nilai kasih, kebijaksanaan, dan tanggung jawab teologis. Refleksi ini menegaskan bahwa pendidikan iman Kristen di era algoritma harus membangun paradigma teologi digital yang menempatkan teknologi sebagai sarana partisipasi manusia dalam karya Allah, bukan sebagai pengganti kehadiran-Nya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Puling, H. (2025). Refleksi Teologis Tentang Integrasi Kecerdasan Buatan Dalam Pendidikan Agama Kristen di Era Algoritma. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(2), 181–190. https://doi.org/10.69748/jrm.v3i2.376

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free