Pluralitas Mahluk dan Keesaan Khalik; Membangun Peradaban di Atas Perbedaan

  • Kamal K
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pluralitas dewasa ini telah menjadi sebuah alasan terjadinya banyak perpecahan diantara umat manusia dan inilah pentingnya pemahaman Islam dimana Konsep pluralitas diperkenalkan sebagai sebuah keniscayaan yang terbingkai dalam persatuan. Pluralitas merupakan eksistensi dari sesuatu (hal) yang banyak dan beranekaragam. Kata pluralitas merupakan kata dari akar kata yang sama dengan kata pluralismne yang secara konteks dimaknai sebagai kemajemukan. keberagaman, kebhinnekaan ideologi atau paham yang mendasari pemahaman, ide, pemikiran  dan gagasan-gagasan. Ke-Esa-an Khaliq adalah suatu pemahaman dimana seorang hamba mengimani eksistensi Tuhan sebagai sang Maha Pencipta yang tunggal tanpa ada suatu yang bersekutu padanya. Ke-Esa-an Tuhan juga sebagai penguatan terhadap nilai-nilai keimanan manusia kepada sang Khaliq. Bukti ke-Esa-an Tuhan nampak dari berbagai keserasian dan keharmonisan alam dalam perbedaan yang tidak terhitung jumlahnya. Ciptaan Allah SWT sangat plural namun kesemuaanya tetap berada pada garis dan ketetapannya masing-masing sebagai bukti kemahakuasaan Allah SWT dalam mengatur alam semesta ciptan-Nya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kamal, K. (2023). Pluralitas Mahluk dan Keesaan Khalik; Membangun Peradaban di Atas Perbedaan. JURNAL SIPATOKKONG BPSDM SULSEL, 3(4), 274–283. https://doi.org/10.58643/sipatokkong.v3i4.184

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free