Abstract
Temu mangga kaya akan kandungan kimia seperti kurkumin, amilum, gula, saponin, flavonin dan protein toksik amilum yang dapat menghambat perkembangan sel kanker. Penelitian ini memiliki rumusan masalah yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana aroma, warna, kekentalan dan rasa dari jamu kunyit putih dengan campuran temu mangga kemudian mengetahui berapa lama daya tahan dari produk tersebut dan berapa biaya yang diperlukan dalam memproduksi minuman tradisional ini. Peneliti menggunakan metode eksperimen dan juga tes uji organoleptik yang diberikan kepada 25 responden peminat jamu. Dari data yang telah dikumpulkan, pada indikator aroma (nilai rata-rata 1,96) dengan kriteria sedap, pada indikator warna (nlai rata-rata 2,12) dengan kriteria menarik, pada indikator kekentalan (nilai rata-rata 1,48) dengan kriteria sangat kental dan pada indikator rasa (nilai rata-rata 2,72) dengan kriteria cukup enak. Uji daya tahan dilakukan pada suhu ruangan 24°C-25°C dan pada lemari pendingin dengan suhu 5°C. Dalam waktu 4 minggu produk dalam suhu ruangan tidak terdapat perbedaan sementara produk dalam lemari pendingan mengalami perubahan pada minggu ke-3 dan ke-4 dimana warna produk lebih gelap dan rasa yang dihasilkan lebih kuat. Berdasarkan perhitungan peneliti, biaya produksi jamu kunyit putih berbahan campuran temu mangga memerlukan modal sebesar Rp 34.963,-
Cite
CITATION STYLE
Hartono, L. W. (2022). Kualitas jamu kunyit putih berbahan campuran temu mangga. Jurnal Ilmiah Pariwisata Dan Bisnis, 1(7), 1911–1921. https://doi.org/10.22334/paris.v1i7.130
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.