PERBEDAAN KELEKATAN TERHADAP ORANG TUA PADA REMAJA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN DAN USIA: Studi Komparasi pada Siswa Kelas VIII dan Kelas XI

  • Hapsari P
  • Ariati J
N/ACitations
Citations of this article
124Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Pada masa ini, setidaknya individu mengalami beberapa perubahan diantaranya perubahan biologis, psikologis dan sosioemosional. Usia remaja terdiri dari remaja awal (12-15 tahun), remaja tengah (15-18 tahun), dan remaja akhir (18-21 tahun). Memasuki usia remaja, individu mulai mengalami konflik dengan orang tua seperti keinginan untuk mandiri dan menghabiskan waktu dengan teman sebayanya. Mengatasi konflik yang ada perlu dilandasi dengan hubungan kelekatan yang kuat antara anak dengan orang tua. Kelekatan ialah ikatan emosional timbal balik antara anak dengan orang tua untuk mencapai kedekatan satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kelekatan terhadap orang tua pada remaja ditinjau dari jenis kelamin dan usia. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan usia remaja awal (12-15 tahun) dan remaja tengah (15-18 tahun). Subjek penelitian merupakan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 dan kelas XI SMA Negeri 2 Semarang yang berjumlah 308 siswa. Pengumpulan data menggunakan skala kelekatan terhadap orang tua dengan 25 aitem valid. Analisis data dilakukan dengan metode analisis varians dua arah. Hasil analisis data pada variabel jenis kelamin menunjukkan koefisien komparasi 6,862 dengan signifikansi 0,009 (p<0,05), dan didapatkan hasil koefisien komparasi 0,773 dengan signifikansi 0,380 (p>0,05) pada variabel usia. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis pertama diterima dan hipotesis kedua ditolak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hapsari, P. R., & Ariati, J. (2016). PERBEDAAN KELEKATAN TERHADAP ORANG TUA PADA REMAJA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN DAN USIA: Studi Komparasi pada Siswa Kelas VIII dan Kelas XI. Jurnal EMPATI, 5(1), 78–80. https://doi.org/10.14710/empati.2016.14972

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free