EFEK PEMBERIAN PRIMING FENTANIL 1 ΜG/KGBB TERHADAP INSIDENSI BATUK PASCA-PREEMPTIF ANALGESIA FENTANIL 2ΜG/KGBB DI RSUP DR. SARDJITO

  • Prakosa N
  • Uyun Y
  • Widyastuti Y
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang: Fentanil merupakan analgetik opioid yang hampir selalu digunakan pada pasien yang menjalani anestesi umum. Penggunaan fentanil intravena bisa menimbulkan efek batuk yang dikenal dengan istilah fentanyl– induced cough (FIC). Hingga saat ini belum ditetapkan terapi standar dalam mencegah terjadinya FIC. Metode: Uji klinis randomisasi dengan pembutaan ganda. Sampel dipilih menggunakan metode non-probability sampling dengan cara konsekutif sampai terpenuhi jumlah sampel. Pasien dengan rentang usia 18-65 tahun, status fisik ASA I-II, bukan perokok aktif, yang menjalani operasi elektif dengan pembiusan umum di RSUP Dr. Sardjito, dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dengan penggunaan priming fentanil 1 μg/kgbb dan kelompok kontrol tanpa priming fentanil. Kedua kelompok perlakuan tersebut mendapatkan total fentanil 2 μg/kgbb dengan kecepatan penyuntikan 0,5 cc per detik. Dinilai perbedaan insidensi batuk diantara kedua kelompok perlakuan dengan luaran berupa batuk ringan, batuk berat, maupun tidak batuk maka dilakukan dengan uji Chi-square. Luaran sekunder dan efek samping terhadap pemberian fentanil juga dinilai. Hasil: Insidensi batuk pada kelompok perlakuan dengan penggunaan priming fentanil 1 μg/kgbb sebanyak 2 pasien (2,7%) sedangkan insidensi batuk pada kelompok tanpa pemberian priming fentanil sebanyak 11 pasien (15,1%) dengan p = 0,009 artinya ada perbedaan bermakna secara statistika. Pasien dengan insidensi batuk seluruhnya dalam kategori batuk ringan baik kelompok priming fentanil sebanyak 2 pasien maupun kelompok tanpa priming fentanil 11 pasien. Kesimpulan: Penggunaan priming fentanil 1 μg/kgbb dapat mengurangi insidensi batuk secara bermakna pascapreemptif analgesia fentanil 2 μg/kgbb dengan kecepatan penyuntikan 0,5 cc per detik. Penggunaan priming fentanil 1 μg/kgbb mempunyai insidensi efek samping yang tidak bermakna dibandingkan tanpa pemberian priming fentanil pascapreemptif analgesia fentanil 2 μg/kgbb dengan kecepatan penyuntikan 0,5 cc per detik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prakosa, N. H., Uyun, Y., & Widyastuti, Y. (2023). EFEK PEMBERIAN PRIMING FENTANIL 1 ΜG/KGBB TERHADAP INSIDENSI BATUK PASCA-PREEMPTIF ANALGESIA FENTANIL 2ΜG/KGBB DI RSUP DR. SARDJITO. Jurnal Komplikasi Anestesi, 8(2), 65–72. https://doi.org/10.22146/jka.v8i2.8360

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free