Abstract
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Daerah Cikoang Kabupaten Takalar yang bertujuan untuk meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang potensi lain dari garam yaitu diversifikasi produk turunan garam yaitu garam spa yang memiliki nilai jual tinggi, selain itu tentu saja keterampilan produksi garam spa yang memenuhi standar yang di inginkan oleh industri di dalam negeri juga menjadi hal penting, terutama produksi garam spa yang bahannya berasal dari limbah garam yang memiliki kandungan magnesium yang tinggi. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan persoalan mitra dalam kegiatan Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset adalah sosialisasi, alih teknologi, pelatihan, dan pendampingan dengan pendekatan Partisipatory Rural Appraisal (PRA). Dari kegiatan ini dimana partisipasi Masyarakat yang ada di Desa Cikoang Takalar pada pada kegiatan pengabdian masyarakat secara umum sangat antusias, mengingat program pelatihan cara pembuatan produk kecantikan berbahan dasar garam laut sangat dibutuhkan para ibu rumah tangga untuk meningkatkan nilai-nilai tambah hasil produksi garam. Namun masih perlu penelitian lanjutan ataupun pengabdian terapan di bidang lain.
Cite
CITATION STYLE
Chaerul, M., Yusmanizar, Y., A., A. S., & Zulkifli, Z. (2023). Pengembangan Garam Biasa Menjadi Garam Spa Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Petani Garam Daerah Cikoang Kab. Takalar. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 4(2), 444–449. https://doi.org/10.35311/jmpm.v4i2.289
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.